Hidup Ini Indah

February 21, 2009

Jangan Lelah untuk Selalu Belajar

Filed under: Cinta, Persahabatan, Curhat, Aa

Bismillah…
Alhamdulillah, hari ini adalah hari yang telah ku tunggu setelah berbulan-bulan lamanya. Semenjak tahun 2008, aku kembali ke bangku kuliah, mengejar sertifikasi. Syukur alhamdulillah, suamiku mengizinkan dan sangat mendukungku.

Pada awalnya, aku ragu-ragu mengikuti kuliah ini. Waktunya yang super padat ditambah lagi aku hamil membuatku tidak percaya diri bisa menyelesaikan kuliah. Akhirnya dengan modal bismillah + nekat, aku memberanikan diri mendaftar.

Hari pertama kuliah, aku minder banget :D kebayang harus beradaptasi dan mulai membangun silaturrahim dengan kawan-kawan sekelas. Alhamdulillah aku segera menemukan teman yang asyik dan bisa bersinergi. (halah! :p)

Kehamilan yang semakin membesar pun membawa ‘rezeki’ tersendiri untukku. Dengan cepat, orang mengenaliku karena perutku yang semakin membuncit. Sekali aku tidak masuk, dikira aku sudah melahirkan dan cuti kuliah :D

Alhamdulillah, para dosen dan teman-teman juga maklum kalau aku ‘rajin’ nyemil di kelas. Mereka langsung paham, kalau ada bunyi bungkus plastik dibuka, itu pasti sumbernya dariku :D

Tugas-tugasnya yang seabreg adalah perjuangan untukku. Bergelut dengan motorku, aku keluar dari rumah untuk mencari bahan-bahan tugas. Kadang kala, aku kasihan dengan dd bayi di perut, dia harus ikut bundanya naik motor, dari rumah ke kampus, dari rumah ke warnet, dari rumah ke tempat fotokopian atau ke rental, atau bahkan mencari data ke tempat-tempat lain. Tapi si dd nampaknya senang, soalnya tiap aku kuliah, dia selalu aktif menendang perutku.

Mencari tempat duduk juga sangat berkesan. Aku dan teman-teman se-geng selalu duduk di baris ke dua dari depan. Model bangku kuliahnya adalah bangku yang langsung ada mejanya. Semakin perutku gendut, semakin susahlah aku duduk di bangku. Tiap pagi ketika datang, aku sibuk mencari bangku yang muat dengan perutku :D

Tapi semua itu terbayar dengan manis di hari ini. Lega rasanya aku sudah menjalankan ujian terakhir. Aku bersyukur, aku bisa melewati hari ini.

Doaku untuk anakku sayang yang masih ada di dalam perut, semoga engkau tidak lelah mencari ilmu kapan un dan di mana pun. Jangan pernah menyerah…

Sekarang, di usia kehamilan yang hampir 9 bulan, aku mau rehat dari hal-hal yang berat-berat. Aku ingin menikmati saat-saat rileks bersama anakku sayang, menanti hari perjumpaan kami.

I love you my baby…

Mimpi yang Menegurku

Filed under: Curhat

Hari dimulai ketika Pak Amri mengumpulkan kami di sebuah ruangan. Ada Pak Yohanes juga.

Tiba-tiba aku ketitipan 3 orang adik sepupu yang masih kecil dan seorang keponakan. Keponakan ku ini super aktif banget. Karena terlalu aktif, kadang sampai berulah dan semua orang rumah sering mengatakan bahwa dia nakal. Image nakal menempel di kepalanya, sehingga dia makin sering berulah. Ketika dia dititipkan kepadaku, perlu waktu yang lama untuk meyakinkan dirinya bahwa ia tidak ‘nakal’. Ketika ia mulai berulah, ku pegang tangannya dan ku diamkan dia, sambil mengatakan bahwa dia anak soleh dan tak boleh melakukan hal yang baru saja dia lakukan.

Setelah berapa lama, akhirnya dia mulai berubah sedikit. Namun apa daya, ketika ia kembali ke rumahnya, seluruh anggota keluarga selalu mengatakan dia nakal.

Kemudian aku berbicara komat-kamit, entah apa isi kalimatku. Kemudian aku bernyanyi dengan sangat lantang. Tiba-tiba saja di telingaku terdengar suara setengah berbisik yang membuatku takut. Kemudian aku mendengar tawa di tengah malam!

* * *

Aku terbangun. Ternyata itu suara Abi yang membangunkanku. Abi bilang aku mengigau sampai ketawa-ketawa sendiri. Suaraku serak seperti benar-benar habis menyanyi.

Semalam suamiku pulang larut karena ada pengajian yang harus dihadiri. Kebetulan tempatnya agak jauh. Sambil menunggunya pulang, aku tidur-tiduran di kasur, sampai akhirnya aku mengantuk dan tertidur.

Mimpi yang aneh… Mimpi yang kemudian membuatku terjaga dan kemudian berfikir. Apakah ini cara Allah menegurku…?

Sambil terjaga, di dalam hati aku berkata…
” Maafin bunbun ya, de… Tadi sebelum tidur, bun lupa mengajak kamu berdoa. Jadinya begini deh, tidurnya nggak nyenyak. Biasanya kita bertiga selalu berdoa kan, sebelum tidur. Entah bunbun atau abi yang mengajari kamu berdoa. Tapi tadi bunbun lupa ya…? ”

Akh, aku jadi malu. Lupa mengajak anakku berdoa malam tadi. Tapi karena mimpi semalam pula, aku jadi berdoa, semoga aku selalu dapat mengasuh anakku dengan tanganku sendiri. Bukan dititipkan atau ketemu pagi dan malam saja. Sebisa mungkin, aku tidak mau anakku diasuh dengan standar ganda.. Seperti ponakan dalam mimpiku itu, yang selalu dicap nakal sehingga ia menjadi nakal beneran. Sementara aku tidak ingin memanggilnya dengan sebutan anak nakal.

Ya Allah, Ya Rahman, Engkau titipkan kepadaku sesosok manusia di dalam rahimku
Yang dengan izinMU, aku merasakan ia menendang-nendang dari dalam…
rambutnya yang membuatku menangis terharu
Ku nikmati beratnya perut ini, sakitnya ketika ia bergerak ke sana kemari
ku nikmati segala perubahan yang terjadi
yang ternyata sangat menyenangkan

Semoga Engkau memberikan kesempurnaan nikmat menjadi seorang ibu hamil
dengan sebuah kelahiran yang lancar dan tanpa masalah
sehingga aku dan bayiku dalam keadaan sehat, selamat dan tak kekurangan apapun
dan Engkau berkahi kami dengan rezekiMU
dan Engkau lindungi suami hamba dalam tugas-tugasnya

Bimbinglah kami dalam membimbing buah hati kami Ya Allah
Jangan Engkau tinggalkan kami sedetik pun
karena tiada daya dan upaya, melainkan dengan kekuatanMU,
Ya Rahman, Yaa Rahim

February 15, 2009

Ngungsi…

Filed under: Curhat, Aa, pernikahan

Pagi ini - nyaris seperti biasa - bangun kesiangan :D akibat mulai sulit tidur kalau malem… Hihihi… Pas lagi ngejemur, tiba-tiba kedengeran suara mesin semprotan nyamuk, disusul dengan teriakan tetangga yang ngingetin istrinya untuk buru-buru karena penyemprotan DBD sudah dimulai.

Dengan panik karena habis menjemur sprei bayi , segera memanggil-manggil suami….
Istri    : "Suamiiiiiiiiiiiii…. Penyemprotan!"
Suami : "Serius kamu?? Nggak ada pengumuman.."
Istri    : "Udah.. buruan sana keluar, tanya sama orang-orang "
*nyatanya suami nyante aja di dalem sambil nonton kartun* T_T

Yaw dah, aku mandi aje.. Belon lama mandi, tiba-tiba suara mesin semprotan kedengeran kenceng. Kok makin lama makin kenceng dan gak lama menghilang. Sambil deg-dengan, ku terusin lagi nyuci seprei dd bayi. Pas keluar dari kamar mandi, gubraks..asep ngepul kemane-mane. Ternyata rumah udah disemprot, suami dah diluar.

Akhirnya aku ngungsi, ke warnet… dengan masih pake daster T_T

February 3, 2009

Menakjubkan

Filed under: Curhat

Menakjubkan…
ketika dari sebuah benda yang digerakkan di atas perutku
gambar manusia mungil diproyeksikan pada sebuah layar
aku bisa melihat jelas
tulang punggungnya melengkung indah dan sempurna
detak jantungnya yang berirama
adalah musik yang sempurna di telingaku

dan rambutnya….
oooh, rambutnya…
yang oleh dokter dikatakan panjang…
membuatku takjub beribu takjub

aku terpesona oleh ciptaanMU ya Allah…
subhanallah

January 28, 2009

Hwaaaaaaaaaaah

Filed under: Cinta, Curhat

Ini yang namanya perjuangan! :D di saat hamil 8 bulan ini, diriku tengah berjuang menyelesaikan pendidikan yang tinggal beberapa bulan lagi. Setelah itu, lulus (INsya Allah) dan diwisuda… Perjuangan menyelesaikan kuliah ini ternyata bertambah heboh, karena di detik2 menjelang kuliah yang tinggal beberapa bulan ini, PC rusak. HDD dua-duanya kaga ke-detect!!!

Gubraks… dengan kandungan 8 bulan begeneeeh, kudu naik motor, ke warnet buat ngetik :D  

Anakku sayang, jadilah anak yang kuat yach.. Karena ku bawa dirimu jalan-jalan ke sana ke mari demi menuntut ilmu :-) untunglah kamu tidak pernah rewel selama bunbun ada di kampus, kamu justru tampaknya senang dan lebih sering menendang ketika bunbun sedang belajar :D Semoga kelak kamu rajin belajar…

December 29, 2008

Semoga Abi Ridho, Allah Ridho

Filed under: Cinta, Curhat, Aa, pernikahan

Senin kemarin aku dan suami menonton acara motivasi yang dibawakan oleh Bapak Mario Teguh. Tema yang dibawakan adalah “Have you ever really love a woman?”

Tadinya sih aku nggak ngeh, tapi karena suami ngajakin nonton dan tiba-tiba memangil, “Istriku sayang…” :P Aku jadi ngelongok juga dan duduk manis di depan tipi.

Satu bagian yang paling berkesan untukku adalah ketika Pak Mario berkata *kira-kira kaya gini*: “Lihatlah istri Anda sekarang. Mungkin dia lebih pandai dari Anda, lebih sukses dari Anda. Bayangkan jika anak perempuan Anda, yang cerdas dan sukses, kemudian ketika setelah menikah dia mengalah pada suaminya. Sekarang kembali lihat istri Anda,apabila ia bersedia menunggu Anda pulang ke rumah… Maka ia hebat!”

Kalimat, ‘Apabila ia bersedia menunggu Anda pulang ke rumah, maka ia adalah hebat’ Benar-benar menyentuh hati ku.

Setelah menonton, aku masuk kamar dan merebahkan badan. Sambil merebahkan badan, ku sms suami, ” Suamiku tersayang, semoga dengan adanya aku di rumah, engkau menjadi ridho dan Allah membukakan pintu rezekiNYA yang seluas-luasnya bagi kita.. Amiiiin”

December 11, 2008

Kalau Kamu Jadi Aku

Filed under: Curhat, Jalan-jalan

Gini ceritanya.. Kemariiin, aku pulang naik 112 dari terminal sampai ke jalan baru. Nah sampai di jalan baru, aku bayar Rp 5.000,- karena merasa ongkos dari terminal-jalan baru < 5.000, ya aku minta kembalian.

Eeeeh, ternyata abang angkot bilang kalau ongkosnya 5rebu! Spontan kuaget bangedh. Soale 2 minggu lalu, pulang naik 112, bayar goceng masih dikasih kembalian. Ya, karena nggak tahu, jadi aku tegesin lagi… "Bukannya 4.000 ya, Bang?"

Plis deh, abangnya malah sewot dan ngedumel, " Lima ratus aja pake perhitungan. Pelit banget sih.."

Lhoooooooo, jadi ongkosnya berapa dong? Kalau dia bilang 500 pelit, artinya ongkosnya 3.500 atau 4.500 atau beneran 5.000 ??? Sumpe deh, kaga ngatri. Yaw dah, krn ga mo ribut, aku ngomong lagi, " Cuma nanya, Bang.."

Si abang angkot ngambil kembalian seribu, trus ngeletakin di dashboard sambil ngomong, " Nih… " Yaaaaaaa, jadi bingung deh eike sebagai penumpang, " Cuma nanya, Bang…"

Eh, si abang buang muka sambil ngomong, " YA udah ambil aja tuh… dah sanaa… tuh.. ambil ambil"

Ihhhhhhhhh, nggak banget deh. Masa cowok ambekan. Mana dah abang-abang lageeeee.. Dalam hati aku bingung, ni duit diambil apa kagak ya. Kalau nggak diambil, ntar dilemparin duit kembalian dari dalem angkot kan ga lucu banged! Kalau diambil, ntar abangnya rugi.. Pusing dah, akhirnya diambil aja deh.

Sembari jalan dan masih bingung, aku jadi mikir-mikir, seharusnya kita sebagai penumpang gimana ya. Nanya baik-baik salah. Aku ga mau tu abang rugi, dan aku ga mau kalau sebagai supir dia ga jujur. Semisal kalau emang ada kembalian 500 perak, ya tolonglah jujur. Semisal emang ongkosnya 5.000 ya bilang aja baik-baik, toh emang aku nggak tahu.

Kalau pembaca ada di posisiku, sikap pembaca gimana????

December 10, 2008

Ada Satu Kebahagiaan

Filed under: Persahabatan, Curhat

Aku ingin sekali kuliah S2. Selain jadi Ratu Rumah Tangga (RRT), salah satu cita-citaku adalah meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Namun ketika dihadapkan kepada kenyataan, bahwa beberapa hal tidak memungkinkan aku untuk melanjutkan kuliah, aku pasrah :-)

Begitu pun ketika akhirnya aku memiliki tripple job. Sebagai dosen freelance, pegawai swasta, dan freelance technical writer(TW), dalam sekejap membalikkan tangan, semua hal berubah. Demi keluarga aku berhenti bekerja, memenuhi permintaan suami untuk menjadi full time wife. Alhamdulillah, suami tidak keberatan aku menjadi freelancer. Untuk mengisi waktu luang, aku berharap masih dapat menjadi dosen freelance dan freelance TW, tapi kembali aku dihadapkan pada kenyataan, yang sempat membuatku down beberapa hari. Jadwal mengajar yang kurang cocok, membuatku harus benar-benar berhenti dari kegiatan yang paling aku cintai itu. Tapi itu semua akhirnya ku terima dengan lapang dada.

Hari ini, aku chat dengan salah seorang adik kelas. Foto terbarunya di tampilan Yahoo! Messenger menarik perhatianku. Obrolan berlanjut hingga aku melihat-lihat foto-foto terbaru lain miliknya di salah satu situs pertemanan.

Di salah satu albumnya, ada sebuah foto dengan judul namanya dan gelarnya. Usut punya usut, ternyata dia sedang thesis. Foto-fotonya sangat menyenangkan untuk dilihat. Begitu jelas menampakkan sinar kebahagiaan di matanya, hingga aku yakin se-yakin-yakinnya, bahwa dia sangat senang bekerja di tempatnya sekarang :-) Raut wajahnya semakin cantik, dihias senyum yang tulus. Entah mengapa, ada satu kebahagiaan melihat foto-foto tersebut.

Sepintas teringat olehku, "masa-masa kejayaan" dan "masa-masa narsis" sewaktu aku masih berkutat dengan pekerjaan-pekerjaanku. Walaupun pada masa itu, mungkin penghasilanku tak seberapa, namun saat itu aku sangat senang dengan pekerjaanku itu. Membuatku "kaya" dengan kawan-kawan yang berenten, dengan kesibukan yang seabreg dan nyaris sempurna. Sempurna menurut ukuran hatiku :-)

Menjelang akhir pembicaraan, aku bertanya kepadanya, apakah dia senang bekerja di tempatnya yang sekarang. Dia katakan bahwa dia sangat senang. Kemudian aku katakan, "semoga thesisnya cepet kelar dan diwisuda. aku ga bs S2, makanya aku seneng bgt klo adik2 kelasku pada S2 dan sukses2, apalagi yg cewek2". Setelah itu, pembicaraan pun berakhir.

Laluuuuu, apakah sekarang aku menyesal dengan kehidupanku yang sekarang? Tidak :-) Aku merasa hidupku semakin sempurna setelah bertemu dengan belahan hatiku ini. Aku telah menemukan jawaban dari doaku lewat dirinya - Insya Allah.

Terusss, apa dong maksudnya postingan ini? Aku hanya ingin mengatakan, bahwa senyuman yang tulus, dapat membuat orang lain ikut bahagia. Mungkin pembaca ada yang kenal Afridian? Dialah yang aku maksud dalam postinganku kali ini. Hari ini, dia memberi inspirasi untukku, bahwa senyuman tulus itu membahagiakan orang lain, bahwa mencintai pekerjaan akan membuat kita bekerja lebih baik lagi, bahwa ukuran kebahagiaan pada tiap-tiap orang sangat berbeda.

Thanx Dhay :-)

December 3, 2008

Cihuyyy, Dapet Award!

Beneran deh, sebenernya gw bingung bgt gimana caranya nerusin award :P beneran kaga ngatri. Secaraaaaaaaaaaaaa, blogging krn seneng nulis doang. Dari pada jadi cewek cerewet, mendingan jadi cewek blogger. Eh, ibu blogger :P But anyway, seneng bgt dapet blog pertama kali dari Memi. Sampe  bela2in sms si Memi demi nanya url awardnya :D

Ini dia awardnyeeee:

 

Ini dia PR nya: sebutkan 10 hal yang membuat hari ini kamu tersenyuuum.

1. Misua gajian :P
2. Pe-er kelarrrr!
3. Ada Alfamart yang baru buka, lagi ada promosi. Dapet hadiah promosi pembukaan toko :P
4. Sukses bikin calamari tepung dan bistik sapi :D
5. Hari ini hari belanja nasional.
6. Beli sepatu baruuuuuuuuuuuu (funky banget deh buat bumil)
7. Hari ini pake celana hamil baru yang modis. Hahahahahahaha
8. Sbnrnya norak sich, tapi alfamart yg baru buka itu, pasang musik dangdut kenceng bgt. Ngga tau knp itu bikin gw hepi dan pingin joged and senyum2 sendiri.
9. Tadi pagi ngeliat kalender dan ternyata tanggal 29 desember libur. Horeeeeeeee
10. Hmmm yang terakhir, lega krn hari ini udah menyelesaikan award dari memi :D

smileeeee every one !

 

 

 

November 14, 2008

Ia Akan Menjadi Abi yang Hebat :-)

Filed under: Cinta, Curhat, Aa, pernikahan

Suamiku adalah seorang pekerja keras - di kantor dan di rumah. Di kantor ia dedikasikan semua yang ia miliki, agar seluruh tugasnya selesai sebaik-baiknya. Di rumah, ia adalah orang yang lembut dan paling sabar yang pernah aku kenal. Dia tak segan membawakan ku segelas susu sebelum tidur, mengusap-usap punggungku ketika tidur, menyiapkan kaset-kaset tilawah untuk si dd bayi, mengajak si dd berdoa dan bahkan ia mau membantuku melakukan pekerjaan rumah tangga. Aku yakin, ia akan menjadi abi yang hebat.

Suatu ketika, ia pulang cukup malam. Jujur saja, aku gelisah nggak karuan. Beberapa sms dan telepon dariku hanya untuk sekedar menanyakan kapan ia akan pulang. Padahal biasanya juga ia sering pulang malam. Tapi hari itu aku benar-benar khawatir padanya. Tiba-tiba sebuah sms masuk ke HP ku, " Kalau aku udah kerja lewat jam 5, yang aku pikirkan hanya kalian berdua, ga ada yang lain :-) " Aku jadi sedih, sms dan telepon dariku mungkin sudah mengganggu konsentrasinya.

Ada kejadian lucu. Waktu itu tendangan si dd bayi di dalam rahimku belum terlalu kuat. Tendangan si dd belom bisa dirasakan suami. Si dd sering sekali menendang dengan frekuensi yang cukup sering, sampai aku merasa geli dan tertawa. Suatu ketika aku tertawa cukup kencang, tapi suami malah bertanya, "Kenapa? Sakit ya, perutnya?" :D Hihi, pertanyaan yang aneh bukan? :-) Akhirnya, pada suatu hari, ku ambil genggaman tangannya dan ku letakkan di perutku. Si dd menendang dengan keras dan suamiku kaget sekali saat merasakan tendangan pertama. Aku tersenyum melihat ekspresi wajahnya. Hari itu aku jadi perempuan paling bahagia di dunia, karena aku melihat kebahagiaan di wajah suamiku, saat si dd menendang dan suami pun bisa merasakan tendangannya.

Semoga anak ini menjadi anak soleh yang membuka pintu rahmatNYA untuk kedua orang tua dan keluarganya. Semoga Allah meberkahi keluarga kami dan membukakan pintu rezeki untuk keluarga ini dan menjadikannya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Amiin.

Btw,pembaca, kira-kira apa ya, panggilan yang cocok untukku? Ibuu/ummi/mama/mami/mommy/mom/bunda/bunbun? Atauuu ada usulan lain? Semua panggilan itu bagus, sampai-sampai aku bingung :D

Dd di perutku menendang-nendang lagi. Mungkin ia ingin main dengan Abi-nya. Sabar ya, nak, Abi-mu masih lelah dan butuh istirahat. Nanti siang kita jalan-jalan ya :-)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M