” De, ada sedekah nggak? “
Hari itu aku pergi ke sebuah tempat, somewhere in the east Jakarta. Aku pergi sama Aa ku. Sampe di tempat itu, aku dan Aa mencari
tempat duduk untuk ngobrol. Setelah itu, kami berjalan masuk ke arah pertokoan untuk mencari keperluan untuk A. Dalam perjalanan,
kami melewati bbrp orang yang minta sedekah dan A mengeluarkan bbrp keping receh kemudian ia bagikan kpd setiap peminta
sedekah sepanjang jalan itu.Begitu juga pas pergi, A nyiapin uang receh di tas nya, sambil menyetir dia masih berusaha memberi
sedekah buat orang2 yang ia temui.
A sering ngingetin aku tentang beramal, bukan dengan cara "menceramahi" tapi dengan sikapnya, lewat tulisan dan celetukannya apakah bulan ini aku sudah beramal 2.5% dari penghasilanku dan lewat pertanyaannya yang sederhana, " De, ada sedekah nggak? "…
Itu lah Aa, simple but deep. Dan tau nggak, tadi pagi aku menghitung, berapa pendapatanku per bulan dan aku kaliin 2.5% dan aku kaget sendiri, ternyata nggak seberapa besar dengan apa yang aku dapatkan selama ini. Dan aku terfikir, mungkin bersedekah langsung dengan jumlah yang besar bisa diganti dengan caranya Aa
Makasih ya A, udah mebuka pikiran aku…