Denyut Nadi
Rabbi,
belum lagi sembuh luka yang dahulu
dan semua kembali terulang
Rabbi,
dalam hitungan detik
sekejap mata
semua luluh lantah…
tanpa pandang siapa diri
dan terhempas dengan keras di hati
ketika semua yang hidup
dan yang mati
tenggelam dalam gelombang besar
Dan yang mati lebih mati lagi
tidak juga hidup setelah Kau Bicara
Dan yang hidup lebih hidup lagi
tidak ingin mati setelah Kau Bicara
Kaki-kaki langit goyah
Seketika air mata dan darah berceceran
Pertiwi lumpuh sebagian
dan kita hanyalah manusia,
kita hanyalah manusia…
Ampuni kami, ya Rabb…
Semoga Allah mengampuni dosa2 semua yang menjadi Korban bencana…. Amin…
Comment by Rahmada — July 19, 2006 @ 2:12 am