Hidup Ini Indah

July 19, 2006

Denyut Nadi

Rabbi,
belum lagi sembuh luka yang dahulu
dan semua kembali terulang

Rabbi,
dalam hitungan detik
sekejap mata
semua luluh lantah…
tanpa pandang siapa diri
dan terhempas dengan keras di hati
ketika semua yang hidup
dan yang mati
tenggelam dalam gelombang besar

Dan yang mati lebih mati lagi
tidak juga hidup setelah Kau Bicara
Dan yang hidup lebih hidup lagi
tidak ingin mati setelah Kau Bicara

Kaki-kaki langit goyah
Seketika air mata dan darah berceceran
Pertiwi lumpuh sebagian
dan kita hanyalah manusia,
kita hanyalah manusia…

Ampuni kami, ya Rabb…

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://utari.blogsome.com/2006/07/19/denyut-nadi/trackback/

  1. Semoga Allah mengampuni dosa2 semua yang menjadi Korban bencana…. Amin…

    Comment by Rahmada — July 19, 2006 @ 2:12 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M