Hidup Ini Indah

February 28, 2007

Ribet!

Filed under: Curhat

Hari ini aku sibuk install ulang PC aku. Tech support aku lagi super sibuuk banget. Jadi aku minta izin bos untuk menginstall sendiri. Feelingku drivernya ngga ada. Temenku bilang cobain aja satu2 :D akhirnya aku nurut aja, soalnya kompie ku udah lama pengen aku  bantai :D akhirnya modal nekat. Selama dua jam aku repot instal driver, ga bisa2 :D temenku nyaranin jangan install semua, jadi aku nurut ajaaa instal lewat device hardware. Tetap saja soundcard ngga ke-detect. Sampe aku bongkar(kirain ga on-board). Akhirnya aku putuskan install all 1 cd driver tersebut. Akhirnya bisa juga :D Huehehehe… Makanya, Wir, jangan neko2 :D

Ps : aku baru sadar, data kantor terselamatkan, tapi data yang aku punya tidak terselamatkan sama sekali :D  

February 27, 2007

Menikah

Filed under: Informasi

Disebabkan adanya permintaan untuk memposting masalah tentang pernikahan dan hukum-hukumnya, akhirnya setelah beberapa saat berfikir, akhirnya saya beranikan juga posting di sini. Namun, konteks saya bukanlah membahas, melainkan hanya re-post dari tanya jawab. Mudah2an tidak mengurangi maknanya.

Bismillah… 

Menikah adalah menjalankan sunnah Nabi, sesuai dengan fitrah manusia. Hikmah yang dapat diambil kalau sunnah Nabi ini dijalankan adalah munculnya ketentraman jiwa. Dengan pernikahan akan tumbuhlah kecintaan, kasih sayang, dan kesatuan antara pasangan suami isteri. Dengan pernikahan, keturunan umat manusia akan tetap berlangsung semakin banyak dan berkesinambungan.

 

     “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikanNya diantara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda (kekuasananNya) bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar-Ruum:30).

 

Menikah bisa menjadi wajib, sunnah, haram, makruh atau mubah. Wajib bagi orang yang sudah mampu kawin, nafsunya telah mendesak dan takut terjerumus dalam perzinahan. Sunnah bagi orang yang nafsunya telah mendesak lagi mampu kawin, tetapi masih dapat menahan dirinya dari berbuat zina. Dan menikah baginya lebih utama. Haram bagi seseorang yang tidak mampu memenuhi nafkah batin dan lahirnya kepada isteri dan bisa menahan nafsunya. Makruh bagi mereka yang lemah syahwat, dan mubah bagi yang tidak terdesak oleh alasan-alasan yang mengharamkan, mewajibkan, menyunahkan dan memakruhkan (Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah jilid 7)

 

Rasulullah SAW memberikan tuntunan kepada kita tentang wanita seperti apa yang harus dipilih:

 
“Seorang perempuan biasanya dinikahi karena empat perkara: Harta, nasab, kecantikan dan agamanya. Maka utamakan memilih wanita yang beragama, kamu akan merugi (bila tidak memilihnya).” (HR. Bukhari)

Dalam pernikahan ada syarat-syarat yang wajib dipenuhi. Salah satunya adalah kerelaan calon isteri. Wajib bagi wali untuk menanyai terlebih dahulu kepada calon isteri, dan mengetahui kerelaannya sebelum diaqad nikahkan. Perkawinan merupakan pergaulan abadi antara suami isteri. Kelanggengan, keserasian, persahabatan tidaklah akan terwujud apabila kerelaan pihak calon isteri belum diketahui. Islam melarang menikahkan dengan paksa, baik gadis atau janda dengan pria yang tidak disenanginya. Akad nikah tanpa kerelaan wanita tidaklah sah. Ia berhak menuntut dibatalkannya perkawinan yang dilakukan oleh walinya dengan paksa tersebut (Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah jilid 7).

 

      “Janda lebih berhak kepada dirinya sendiri (memberikan keputusan tentang pernikahan) dari pada walinya. Dan gadis hendaknya dimintai izinnya dalam perkara dirinya. Dan izinnya adalah diamnya”. (H.R. Jama’ah, kecuali Bukhari)

Sumber :
info dari K_hasto dan

http://konsultasi.wordpress.com/2007/01/18/seputar
-jodoh-dan-pernikahan/

Tanya Kenapa…

Filed under: Renungan

Menyatakan sesuatu yang bukan haknya
Mengambil sesuatu yang bukan miliknya
Melegalkan sesuatu yang tidak legal…
Tanya kenapa…

February 26, 2007

Berani Berpendapat

Filed under: Renungan, Curhat

Bismillah..

Banyak orang(termasuk di antaranya saya), kurang berani mengemukakan pendapat. Ketika berlangsung sebuah pembicaraan, tak jarang hanya menjadi pendengar saja. Ketika sekalinya ingin berpendapat, ada saja kalimat yang membuat (kita) mengurungkan niat kita dalam mengungkapkan pendapat tersebut. Lama saya pendam dalam hati, apa yang menjadi isi hati saya dan membeban di dalam pikiran saya. Dan kemudian saya berfikir, bahwa tak baik dalam menyimpan isi hati/pendapat. Dan selama pendapat tersebut disampaikan dengan baik dan dengan mengindahkan perasaan orang lain, mengapa tidak? Barangkali mungkin pendapat kita bisa menjadi masukan yang baik bagi kedua belah pihak..

Ya, berani berpendapat tidaklah salah, selama dikemukakan dalam koridor kesopanan.. Why, not ? :)  

February 23, 2007

Pembuka Pintu Surga

Filed under: Renungan, Curhat, sastranesia

Aku tak pernah berharap akan hantaran yang terlalu
atau pun kemeriahan yang terlalu
pun tak pernah mensyaratkan yang berat
apalagi mengisyaratkan kemegahan

Semua itu tak ada artinya bagiku
semua itu hanyalah duniawi
yang bisa hilang sekejap bagai debu tertiup angin

Tanpa mengurangi makna dan kesakralannya,
sesuatu yang indah dan sederhana cukuplah bagiku

Hari berganti
Minggu berlalu
Bulan berbilang
Tahun berjalan

Bawalah aku
dalam ketenangan
dan kedamaian

Dan jika matahari masih akan terbit esok,
izinkanlah aku,
menjadikanmu sebagai pembuka pintu surga bagiku,
menjadikan ini sebagai pembuka pintu surga untuk kita…

gundah gulana

Filed under: Curhat

ketika hati,
resah
dan gundah gulana mendera
hanya aku yang memahami
kenapa dan bagaimana

dan beritahu aku jalan keluarnya

February 22, 2007

Perpisahan dapat Terjadi Kapan Saja

Filed under: Curhat

Hari ini saya baru saja berpisah dengan Lab tercinta. Berat dan sedih, dan butuh waktu lama untuk "say goodbye" dengan Lab. Lab telah menjadi "sahabat" saya suka dan duka sejak saya duduk di tingkat 3. Saya menemukan banyak cerita dan pengalaman… Saya menemukan persahabatan serta kekompakan di dalamnya. Bumbu-bumbu penyedap seperti konflik dan pemberontakan menambah kesan selama aku di sana.

Di sana saya temukan jati diri saya yang sesungguhnya, yaitu sebagai pendidik. Saya jatuh cinta pada dunia pendidikan sejak saat itu. Sejak detik pertama saya diberikan kesempatan untuk mendampingi adik2 kelas saya selama proses belajar mengajar.

Tahun berganti, saya diberikan kesempatan untuk mengajar mata praktikum sendiri, didampingi para asisten.

Memasuki tahun ajaran baru, saya pun diberi kepercayaan menjadi Asisten Tetap yang mengelola ruangan Lab, menyusun modul, mengolah nilai dan tugas-tugas admin serta adminstrasi. Dan saya pun mengajar les private di bilangan Jakarta Timur.

Waktu berlalu, kemudian saya diterima sebagai Dosen Luar Biasa di kampus. Menjadi dosen masih tetap saya lakoni dan sementara, kesempatan untuk bekerja di luar pun datang kepada saya. Akhirnya saya putuskan berhenti mengajar les private dan mencoba melakoni ketiga pekerjaan tersebut. Namun karena kesibukan yang cukup padat, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menjadi Asisten Tetap dan berpisah dari Lab.

Ya, siapa nyana bahwa aku — yang satu tahun lalu hampir saja berpisah dengan Lab — kini telah benar-benar berpisah dari Lab. Sungguh, aku akan merindukan mereka semua, Mba Yanthi, Lilis, Prita..dan semua semua.. Terutama teman2 bercandaku Ka Way, Ka Ipul, Ka Naw dan Ka Chris.. Juga junior-junior yang baru saja diangkat..

Perpisahan tak pernah diduga sebelumnya. Ia bisa terjadi begitu saja. Perpisahan, bisa terjadi kapan saja.. Mudah-mudahan pilihan ini adalah jalan yang terbaik untukku.. Amin

tanpa resah hati

Filed under: Sedikit Berpuisi

aku menangis
tanpa pundak siapa pun juga
hanya DIA yang ku ceritakan
dan aku ingin kembali
tanpa resah hati
atas semua tanya yang bergemuruh

February 21, 2007

linglung

Filed under: Uneg-uneg

Hari ini aku linglung deh. Tadi aku mau beli makan siang ke bawah, karena buru-buru(ingin ke kamar mandi) aku ga sempet liat lagi uang yang aku ambil dari dalam tas. Begitu sampe di lantai bawah… ternyata uang yang aku ambil adalah seribuan selembar!!!!!!!! Pas di bawah aku ngeliat temenku, aku ikutin ke masjid dan aku tungguin sampai dia selesai wudhu. Akhirnya aku minjem uang sama temenku. emoticon

Ngga Kebayang

Filed under: Curhat

Hari ini ngantuk banget. Semalem sampe rumah malem banget. Pulang dari kantor jam 18:30 ditambah lagi karena hujan macet.. yaaa, sampai di pasar minggu jam 19:30, sampe di margonda 21:00 tebak sendiri sampe di rumah jam berapa…

Yang jelas hari ini capeeeekk banget, mata perih dan badan pegel-pegel. Aku nggak kebayang, apabila nanti aku punya anak - berangkat pagi, pulang malam - pasti sedih dan kangen sama anak ku… Belom lahir aja aku udah merindukannya emoticon






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M