Pembuka Pintu Surga
Aku tak pernah berharap akan hantaran yang terlalu
atau pun kemeriahan yang terlalu
pun tak pernah mensyaratkan yang berat
apalagi mengisyaratkan kemegahan
Semua itu tak ada artinya bagiku
semua itu hanyalah duniawi
yang bisa hilang sekejap bagai debu tertiup angin
Tanpa mengurangi makna dan kesakralannya,
sesuatu yang indah dan sederhana cukuplah bagiku
Hari berganti
Minggu berlalu
Bulan berbilang
Tahun berjalan
Bawalah aku
dalam ketenangan
dan kedamaian
Dan jika matahari masih akan terbit esok,
izinkanlah aku,
menjadikanmu sebagai pembuka pintu surga bagiku,
menjadikan ini sebagai pembuka pintu surga untuk kita…
enak ya wir jadi calon suami dikau
kalau sudah dirasa menjadi wajib bukan sunnah lagi, di segerakanlah kawan
Comment by thuthu — February 23, 2007 @ 9:24 am
Amin…doain aja ka Thu
ehm…doainn
Comment by Administrator — February 26, 2007 @ 2:45 am