Hidup Ini Indah

April 27, 2007

Ketika Kesabaran sedang Diuji

Filed under: Curhat

Entah mengapa, beberapa waktu ini saya sedang bergelut dengan emosi saya. Kadang marah, kadang sedih, kadang merasa lelah, kadang merasa dikejar-kejar waktu. Yahhh, pokoknya saya sedang kerepotan deh.

Banyak  pikiran yang mungkin tidak penting yang sedikit-sedikit saya pikirkan, ada juga beberapa pikiran yang berat yang saya pikirkan. Tapi saya berusaha untuk tidak terlalu memikirkan yang berat-berat.

Sementara itu saya juga sedang dalam masa-masa kejenuhan. Entah kenapa bawaannya pengen nangis. Tau khan, nangis? Mengeluarkan air mata :) kadang nangis itu meringankan beban. kadang tidak penting juga untuk nangis. Yahh, tapi saya sedang benar-benar ingin nangis nih.

Ketika kesabaran sedang di uji, yang bisa kita lakukan hanyalah mencoba bersabar. Ketika marah, kita mungkin bisa mencoba meredakannya dengan beristighfar. Kadang saya menangis dalam doa atau sholat saya. Ya Allah, semoga saya bisa melalui semuanya dengan baik. Amin…

Seperti dikejar waktu

Filed under: Sedikit Berpuisi

Aku seperti dikejar waktu
dan tak ada habisnya
hingga batinku serasa tak nyaman

Terlalu lama di jalan
Terlalu banyak di luar rumah

Aku ingin ituuuuu

emoticonemoticon

April 26, 2007

Sekolah (lagi)

Filed under: Curhat

Aku punya cita-cita sekolah lagi. Setelah menyelesaikan kuliah S1 ku,aku sebenarnya mendapat beasiswa 80% dari kampusku untuk melanjutkan S2. Tapi karena waktu itu keadaan tidak memungkinkan untuk kuliah lagi, maka aku memutuskan untuk konsentrasi bekerja.

Kini aku sudah bekerja, tapi keinginan untuk sekolah lagi masih ada. Di satu sisi aku terbayang ingin kuliah, tapi juga ingin menabung untuk biaya menikah. Akhirnya ku putuskan untuk kuliah lagi setelah aku menikah saja. Seorang temanku mengatakan, nanti kalau sudah nikah malah tidak semangat kuliah - karena banyak pikiran dan sibuk dengan rumah tangga. Tapi, cita-cita untuk kuliah lagi masih ada. Sempat terfikir juga untuk kuliah di universitas terbuka, mudah-mudahan di sini ada yang cocok denganku.

Sekarang, aku fokus untuk menabung. Mudah-mudahan Allah memberi jalan kepadaku. Kadang sempat terfikir, kapan ya, kuliah lagi… Aku harus semangat! emoticon 

Tips Memotret Anak Kecil

Filed under: Tips

1. Yg paling natural dalam hal foto anak kecil dri sisi portraiture (potret) adalah sudut pengambilan foto dimana kita sebaiknya berdiri sejajar / sama tinggi dgn anak itu. Sebabnya ialah efek lensa. Bila anda berdiri lebih tinggi, akan membuat wajah anak terutama dahinya lebih besar dan menonjol daripada ukuran sebenarnya. Lagipula postur anak dapat terkesan lebih pendek dri semestinya. Dalam pengambilan foto setengah badan, maka anak itu akan tampak seperti tidak berleher.

2. Usahakan utk penuhi viewfinder kamera dgn profil anak itu, misalnya wajah atau seluruh badan.

3. Hindari adanya objek dilatar belakang anak seperti tiang listrik/tiang lampu yg akan membuat se-olah2 tiang2 tsb tumbuh dri kepala sang anak.

4. Bila latar belakang sangat luas, baliklah kamera anda ke posisi vertikal. Ini akan mengurangi efek pemandangan latar belakang yg luas, dan lebih memfokuskan foto ke anak saja.

5. Usahakan sedapat mungkin, mengambil foto anak dalam lingkungannya sendiri, misalnya dikelilingi oleh mainannya, dikamar tidur yg tertata sebagai kamar tidur anak2 yg penuh dgn segala pernak-pernik yg digemari/disukai anak itu.

6. Sedapatnya buatlah agar sang anak merasa nyaman/relax dan tidak bersikap tegang atau kaku. Jangan anda menyuruhnya duduk manis di pinggiran sofa. Karena sang anak akan tampak tegang kalau ia merasa tak nyaman atau tak senang saat kita memaksakan kehendak kita.

7. Seringkali mengambil foto anak dgn segala ulahnya adalah yg terbaik bila sang anak tidak sadar sedang difoto. Dalam hal ini ekspresi wajah sang anak yg penuh keceriaan akan terekam secara natural. Utk hal ini anda bisa membuat diri anda "invisible" (tidak tampak), dan pengambilan foto harus dilakukan dri jarak jauh dengan lensa panjang/tele.

Kamera2 digital yg dilengkapi dgn lensa zoom panjang sampai 10x atau 12x memungkinkan pengambilan foto cara ini.

8. Bila hendak memfoto anak secara formil, dgn pakaian rapi seperti pada hari Lebaran atau Natal, pakaikanlah peci, topi, atau biarkan ia membawa mainan kesukaan, utk anak lelaki. Sedangkan selendang atau sekeranjang bunga atau boneka kesayangan dapat diberikan utk anak perempuan. Anda dapat membuat banyak komposisi foto yg menarik melihat dari ber-macam2 sikap sang anak bila anak merasa senang, gembira atau santai.
Jangan memaksakan sang anak harus tersenyum karena akan membuatnya bersikap tegang. Bila sang anak merasa relax, ambillah beberapa foto saat ekspresi/mimik wajah, pose atau gaya mereka sedang ber-beda2. Pasti ada beberapa dri sekian foto yg anda ambil yg akan menampilkan ekspresi dan komposisi yg menyenangkan utk disimpan sebagai koleksi keluarga.

9. Ada dua pola action foto anak. Pertama, mengambil foto action seperti pada saat anak sedang berlari-lari atau mengejar bola, anda bisa gunakan kecepatan rana tinggi (high shutter speed) utk membekukan (freeze frame) gerakan sang anak se-olah ia terdiam (suspended). Cara kedua anda bisa mengikuti gerakan arah berlarinya anak dgn kamera, istilah fotografinya ialah - panning. Ini adalah cara memfoto gerakan anak sambil memperkirakan atau membayangkan dimana posisi ia selanjutnya pada saat berlari. Titik fokus kamera difokuskan pada titik yg anda telah perkirakan/bayangkan dimana selanjutnya anak itu akan berada.
Ikutilah gerakan anak yg berlari dgn kamera agak sedikit kedepan dri posisi anak itu. Bila sdh mendekati titk perkiraan anda tadi, tekanlah tombol shutter kamera sambil terus mengikuti gerak lari anak selama beberapa detik.
Bilamana anda sdh cukup terlatih, hasilnya adalah sebuah foto yg menampilkan sang anak dgn tajam tapi sedang - in motion - dg latar belakang yg kabur dgn garis2 (streaks) yg menunjukkan adanya pergerakan. Layaknya action foto.
Utk pengambilan action foto ini sebaiknya dilakukan dgn setting kamera secara manual.

10. Lain halnya bila hendak memfoto sekelompok anak2 yg sedang bermain dilantai, pasir, pantai, atau taman, postur anda dapat sepenuhnya berdiri, atau berada lebih tinggi utk meliput juga seluruh areal bermainnya.


Utk foto close up, kenali kualitas lensa kamera…sejauh mata distorsinya, krn akan merubah proporsi wajah.

 

Harus di ingat, seorang anak memiliki ber-macam2 pose/gaya serta mimik ekspresi wajah yg selalu berubah-ubah setiap saat, dan tidak pernah ada mimiknya yg sama. Untuk itulah keuntungan dalam memakai kamera digital adalah anda dapat melakukan pengambilan foto se-banyak2nya alias jangan cuman satu-satu karena takut kehabisan memori.
Dari sekian banyak pengambilan foto seorang anak, yg berkesan bagi anda disimpan utk koleksi. Selebihnya anda hapus dari memori card.

Tips ini saya dapatkan dari chip

April 24, 2007

Ketika Perpisahan Itu Terjadi

Filed under: Cinta, Curhat, Jalan-jalan

Kemarin saya pergi ke Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng. Tujuan saya ke sana adalah untuk mengantar Mbak Nina dan keluarganya yang berangkat ke Brazil. Mereka berangkat untuk menyusul Mas Benton(suami Mba Nina) yang sudah terlebih dahulu berangkat. Mereka ke Brazil untuk selama kurang lebih 3.5 tahun untuk mendampingin Mas Benton bertugas.

Saya berangkat dari kantor menuju meeting point di Tamini Square untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Kampung Rambutan. Dari Kampung Rambutan, kami naik Damri menuju Bandara.

Di tengah perjalanan, bis Damri yang kami tumpangi tiba-tiba berhenti mendadak. Penumpang terlonjak ke depan dan hordeng yang tadinya tertutup, tiba-tiba terbuka dengan sendirinya. Cuaca saat itu dingin dan hujan, sehingga hampir seluruh penumpang dalam keadaan tertidur. Segera saja penumpang terbangun dan melongok ke arah kaca. Tampak sebuah mobil berwarna biru berhenti. Posisi bis ada di sebelah kiri mobil tersebut dan terjadi benturan keras - beberapa mobil di belakang bis Damri kami mengalami tabrakan beruntun.

Saya melihat dari jendela saya, dan sepertinya sang supir sedang melamun. Supir dengan santainya melanjutkan perjalanan. Sementara itu supir Damri berusaha mengejar sang Supir. Akhirnya berpapasan juga pada saat antrian keluar tol Cengkareng dan menghampiri sang supir mobil. Tapi supir Damri ternyata tidak meminta pengenal supir tersebut sebagai bukti. Akhirnya ku sarankan meminta SIMnya dan supir Damri kembali turun mengejar mobil tersebut.

Sekitar pukul 16.00 kami sampai di terminal 2 KLM. Sampai di sana Mbak Nina dan keluarga sudah sampai terlebih dahulu. Anaknya yang pertama - Dela - tampak asyik bermain dengan sepupunya - Iput - dan seorang temannya lagi - Laras.

Aku kemudian sibuk mengambil gambar orang-orang terutama gambar Dela dan Syifa(adiknya), kemudian sedikit bermain-main dengan kameraku - eh kamera orang yang ku pinjamemoticon .

Detik-detik keberangkatan, suasana menjadi lebih tegang dan haru. Mata memerah karena menangis, kangen sudah terasa bahkan sebelum pesawat lepas landas. Dela - yang tidak mengerti bahwa Brazil itu sangat sangat jauuuhhh - hanya melonjak-lonjak kegirangan bahwa ia akan naik pesawat dan pergi ke luar negeri.

Perpisahan, merupakan momentum yang tak bisa lepas dari kenangan. Semua perasaan tercampur aduk di sana - haru, bangga, kebersamaan, rindu, cemas. Dan sesaat ketika perpisahan itu telah terjadi, semua memori akan kembali mengisi ruang hati - ruang rindu. Kita kembali mengingat-ingat saat bersama orang yang kita kasihi. Doa pun terucap tuk segera bertemu.

Selamat jalan Mbak Nina, Dela dan Syifa. Semoga kalian akan selalu mengingatku, mengingat Jakarta yang ruwet ini (tapi cintaaa kan), mengingat Indonesia yang indah ini…dan semoga kalian selalu mengingat Allah dalam keseharian kalian. Semoga kita segera bertemu kembali.

Tuk Dela yang selalu membuat suasana menjadi "heboh" emoticon 
We all gonna miss you…

April 20, 2007

Ketika Kau Bertugas

Filed under: Curhat, Aa

Ketika sebelum kamu berangkat bekerja, kita berdua masih sempat bercanda-canda. Tapi pagi ini, pukul 10:24…masuk sms darimu, sebuah sms singkat yang isinya kau akan bertugas, dan minta maaf atas kesalahanmu.

Aku…aku tidak tenang. Aku tak pernah tenang ketika sms-sms semacam itu datang dari dirimu. Membuatku khawatir…

Semua itu kembali kepadaNYA…Berhati-hatilah selalu. Semoga Allah selalu bersamamu dan nanti kita bercanda lagi ya A emoticon 

A wish

Filed under: Sedikit Berpuisi

Nachten door nachten, dag tegen dag…
Ik heb nooit einde biddend zodat kunnen wij samenkomen.
I wanna houdt van u de manier u me aan wilt.
En kan Allah ons altijd begeleiden
En houd van ons allebei

Nights by nights, day by day…
I have never stop praying so we can meet.
I wanna love you the way you want me to.
And may Allah always guide us
and love us both.

Ketemu Papa

Filed under: Curhat

Pagi tadi sekitar jam 3 aku bermimpi. Aku bermimpi Papa datang setelah lama tak ketemu. Semasa hidupnya, Papaku termasuk orang yang sibuk. Namun, sesibuk apa pun, alhamdulillah Papa selalu punya waktu untuk kami, untuk keluarga, untuk jalan-jalan atau sekedar makan bersama.

Semalam Papa datang.. Kami pergi ramai-ramai sekeluarga ke tempat seperti museum. Dan ketika sedang saat-saat berdua, papa bertanya, "Mas mu namanya siapa?" Lalu aku jawab pertanyaan dari beliau. Kemudian aku dan papa keluar ruangan dan hujan turun. Tiba-tiba papa tidak ada. Aku menunggu di bawah pohon sambil kehujanan, sambil membawa tutupan untuk menghindari hujan. Ada orang yang lari menerobos hujan sambil berteriak, "Mbak, neduh ngapain di situ sampe keujanan?" Tapi aku bertahan, ingin nunggu papa. Dan tak lama Papa muncul. Aku gandeng tangannya karena aku takut papa menghilang lagi…

Aku bagun dari tidurku. Mencoba untuk tidak menangis. Tapi aku tidak bisa… Aku tetap menangis. Kangen! Kemudian aku bangkit dari tempat tidurku dan berwudhu. Aku sholat supaya tenang dan mendoakan Papa.

I miss my father… 

Rezeki di Pagi Hari

Pagi ini dimulai dengan mati lampu lokal di rumah, tidak tahu kenapa, tapi hal ini sudah pernah terjadi dua kali. Anehnya, hanya satu titik lampu yang menyala, yang lainnya - mati. Semua kegiatan pagi saya jadi tersendat karena lampu mati, tapi akhirnya dengan selamat saya sukses juga berangkat tepat waktu.

Lalu saya naik angkot dan saya bertanya pada tukang angkot, "Bang, *langsung terminal kan?" Dengan ogah-ogahan supir angkot menjawab," Heemm.." Feeling saya langsung mengatakan "salah angkot nihhh.." Benar saja, si supir angkot ngomel-ngomel pada seorang bapak yang tidak mau naik angkotnya(laaah, si Bapak itu memang ga mau naik angkot kok dipaksa!).

Tak lama dua penumpang naik dan si supir angkot dengan enaknya masuk ke jalur tikus. Karuan saja saya kesal dan saya bilang, "Bang, kalau emang mau lewat sini bilang aja terus terang yang jujur. Ga usah bohong…" Si supir menjawab, " Penumpang suka egois. Ini hari masih pagi, Mbak. Saya butuh, penumpang juga butuh. Kita sama-sama lah."

Saya sangat kecewa dengan jawaban si supir. saya bilang," Bang, makanya tadi saya tanya sama Abang, langsung apa nggak. Kalau aja abang jujur dari tadi kan jadinya ngga begini." Si supir kembali menjawab, "Kalau bayarnya gede sih ngga apa-apa, saya bisa 3 menit juga sampai terminal. Masih pagi nih, saya juga baru keluar nih!" Si supir setengah berteriak. Sungguh saya kesal. Saya merasa dibohongi. Sudah belok ke jalan tikus, penumpang tidak juga bertambah.Dan ketika saya turun, si supir angkota berkata, " Lain kali jangan naik 02 lagi ya…"

Saya dengan suksenya telat sampai di stasiun kereta dan saya harus naik kereta siang.  Di kereta saya masih teringat peristiwa tadi. Tidak sekali dua kali penumpang "dikerjai" supir, sering saya naik metromini 604 dan diturunkan sebelum sampai di tujuan. Saya berfikir, apa ngga takut rezekinya seret apa? Tapi kemudian saya istighfar, menghilangkan rasa marah saya. Saya merenung, mungkin ini ujian kesabaran (dan saya kurang sukses), mungkin saya kurang beramal, mungkin saya pernah mendzalimi orang… Mungkin ini rezeki saya di pagi hari, dan saya harus lebih introspeksi diri dan memperbaiki diri.

*langsung : tidak muter-muter masuk perumahan/jalan tikus utk cari penumpang 

April 19, 2007

Percakapan Ringan Tentang Korupsi

santozsoftware: ni apa jeng??persetujuan import beras???
santozsoftware: mang gw dah kyk bos2 beras y???
cassey: kurang gendut
santozsoftware: kurang buncit perutny
cassey:  yg buncit itu koruptor
cassey: sapi fiktif aja di makan
santozsoftware: gmana makanny???makan daging sapi fiktif???makan angin donk.jadiny pada buncit2 deh

Hmmm… Korupsi…Bikin perut buncit, hati sempit dan pikiran kacau. Gemuk bukan karena daging, tapi karena ketidakhalalan. Semoga kita sedapat mungkin dijauhkan dari KORUPSIISME. Amin






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M