Ketika Kesabaran sedang Diuji
Entah mengapa, beberapa waktu ini saya sedang bergelut dengan emosi saya. Kadang marah, kadang sedih, kadang merasa lelah, kadang merasa dikejar-kejar waktu. Yahhh, pokoknya saya sedang kerepotan deh.
Banyak pikiran yang mungkin tidak penting yang sedikit-sedikit saya pikirkan, ada juga beberapa pikiran yang berat yang saya pikirkan. Tapi saya berusaha untuk tidak terlalu memikirkan yang berat-berat.
Sementara itu saya juga sedang dalam masa-masa kejenuhan. Entah kenapa bawaannya pengen nangis. Tau khan, nangis? Mengeluarkan air mata
kadang nangis itu meringankan beban. kadang tidak penting juga untuk nangis. Yahh, tapi saya sedang benar-benar ingin nangis nih.
Ketika kesabaran sedang di uji, yang bisa kita lakukan hanyalah mencoba bersabar. Ketika marah, kita mungkin bisa mencoba meredakannya dengan beristighfar. Kadang saya menangis dalam doa atau sholat saya. Ya Allah, semoga saya bisa melalui semuanya dengan baik. Amin…
Segala sesuatu harus kita kembalikan kepada yang Maha Tau, ada yang bilang sabar tu ada batasnya, padahal kesabaran itu g ada batasnya, solusinya kita harus selalu dekat dengan -Nya, dengan beribadah dalam kondisi apapun, dan mungkin kita sering lalai dalam menjalankannya:)
Comment by Aa... — April 27, 2007 @ 6:55 am
Insya Allah, kamu pasti bisa wir. Nangis adalah nikmat Allah yang mesti kita syukuri. Karena dengan kita menangis Allah masih menjaga agar hati kita lembut, hati yang lembut mudah mendapatkan hidayah Allah Swt.. Kalau orang2 shaleh dulu paling gemar menangis di hadapan Rabbnya. Ada kenikmatan dan keluarbiasaaan dalam menangis. Setiap mata yang menangis karena takut akan Allah akan diharamkan dari api neraka. tinggal ditempa saja rasa takutnya. Klop sudah. Nah sebaliknya, orang2 yang hobi tertawa terbahak2 akan sangat kesulitan untuk bisa mengeluarkan air mata. Karena dengan tertawa terbahak2 sesungguhnya akan membuat hati jadi keras. Hati yang keras membuat hidayah susah masuk. Sesuatu yang paling berharga di dunia ini adalah hidayah, Karena dengan hidayah kita akan mampu melakukan amal2 ibadah. Tinggal kita meminta dan berusaha agar kadar hidayah yang Allah beri kepada kita membuat kita menjadi orang yang gemar dalam melakukan amal kebaikan dan menjadi sifat dalam diri kita. Jadi ndak ada ruginya kamu menangis. Malah perlu kita syukuri. tinggal dibumbui dengan rasa takut. Itulah yang namanya taqwa. Taqwa banyak sekali mendatangkan faedah… salah satunya kemudahan dan limpahan rejeki yang tidak disangka2. so… siapa takut menangis…
Comment by hanafi — April 27, 2007 @ 4:23 pm
kak…wajar ko..
ada kalanya kita emangpunya perasaan begitu..
tetep sabar n mendekat padaNya.
Insy dapat ketenangan hati
Comment by friedhay — April 29, 2007 @ 12:03 am
Makasih ya semuanya…supportnya sangat menguatkan aku…
Comment by Administrator — May 1, 2007 @ 1:24 am
assalamu’alaikum…..
Pin jg sering koq…tiba2 nangis..tiba2 ketawa..ntar melamun ga jelaz…dan yg aneh2 lain lahh…tapi pas pin coba kontrol semua emosi tsb…cb ngucap istighfar kalo lagi sedih…pin rasain ketenangan yg luar biasa……ya, Allah emg sbnrnya dekat bgt am qt,tp qt aja yg ngejauh dari NYA…
~ Pipin-Aceh Tamiang ~
Comment by Rufinna Agustin Yuarsa — November 10, 2008 @ 6:13 am