kabar
Kepik berkata:
hmmm seperti ingin pergi ke suatu tempat kamu
dari sini bahasamu ngalir membawa kabar
benarkah?
Ku jawab:
yap
ke penghulu
tuk melepas rindu
atas sesuatu yang pernah terucap dahulu
tapi hanya waktu
yang kan membuktikan semua itu
dengan iringan doa restu
aku kan mengikuti dia sang pemimpinku
kini tinggallah aku, menunggu sejumput rindu,yang kadang menggebu
dan ku bertanya…kapankah ku jadi menantu