Payung Baru
Sudah sebulan ini payung ku rusak!! Hikz. Itu pun tahunya dengan tak sengaja. Jadi begini ceritanya… Saat itu hujan turun selebat-lebatnya(mksdnya hujan gede bner gituu). Pulang kantor, hujan masih tetep turun dan terpaksa, dari pada berhujan ria, ku bukalah payung ku.
Si Aa bilang, dia sudah boleh pulang kantor(baca: jam pulang ku kadang tergantung jam pulang dia)
jadi, aku memutuskan untuk menunggu di lobi semenit dua menit, sebelum akhirnya berjalan kaki di bawah payung menuju titik pertemuan.
Karena hujan yang amat sangat, basahlah celana panjang ku. Tampyas dari sana dan sini, oooh betapa dinginnya hari itu. Dan tibalah aku di tempat pertemuan - di pinggir jalan. Dia tidak ada. Ya sudahlah, ku tunggu dirinya. Ku tunggu dan ku tunggu di bawah derasnya hujan.
Daya kapilaritas air mulai bekerja dan air merembes perlahan dari ujung celana panjang ku - Oh God why is this happening to me. Dengan sabar ku tunggu dirinya (sabar dikit sich) dan terjadilah keanehan itu. Aku pakai payung, tetapi kenapa lengan sebelah kananku basah?!! Ooowww, payungnya bocor.
Beberapa menit setelah aku tahu payungku bocor, si Aa telepon. Katanya dia baru mau berangkat dari kantor.
Dan kini, sebulan setelah kejadian itu, aku punya payung baru. Warnanya biru. Kainnya polos, namun muncul motif bunga2 jikalau payung terkena hujan. Bagus sekali, tapi jangan bocor lagi yahh payungku yg manis semanis yg punya. Hehehehe…
aaamiiinn!
hihihi..
Comment by Santi — January 2, 2008 @ 10:03 am
Kok amin sich Jeng?
Comment by Administrator — January 3, 2008 @ 1:43 am